Aduh, Neymar Alami Kecelakaan Saat Menyetir Ferrari 458 Spider

Ada kabar tidak enak nih otolovers, penyerang klub Barcelona asal Brazil, Neymar, pada akhir pekan lalu mengalami tabrakan saat menyetir Ferrari 458 Spider.

Aduh, Neymar Alami Kecelakaan Saat Menyetir Ferrari 458 Spider

Kejadian ini terjadi sesaat sebelum Barcelona bertanding melawan Real Sociedad yang berakhir imbang 1-1.

Pria berusia 24 tahun ini tiba-tiba saja hilang kontrol dan mengalami slip di pintu pintu keluar dan berputar 180 derajat seperti diberitakan Carscoops, Selasa (29/11/2016). Beruntungnya ia bisa menghindar tanpa cedera, namun mobil bermesin V8 itu mengalami lecet.

Rekan setim Neymar, Lionil Messi, pertama kali mengunggahnya di Twitter soal kecelakaan tersebut yang diikuti sebelumnya di posting oleh twitter FCBarcelonaWorld yang mengatakan ‘Neymar mengalami kecelakaan saat mengemudi ke tempat latihan. Beruntung ia aman dan bisa bermain malam ini’.

Neymar membeli Ferrari 458 Spider tahun lalu dari foto yang diposting di laman Instagramnya. Gajinya yang mencapai US$ 16 juta pertahun serta kontrak 5 tahun dengan Barcelona sudah pasti ia bisa membeli mobil-mobil bermesin eksotis seperti 488 Spider untuk mengganti 458 Spider yang lecet.

Mobil Terjun ke Jalan Tol dari Ketinggian 9 Meter

Di jalanan, apapun bisa terjadi. Dengan adanya kamera yang ditempel di dasbor atau di helm si pengendara semua kejadian yang ada di jalanan bisa terekam dan dengan mudahnya tersebar di internet.

Mobil Terjun ke Jalan Tol dari Ketinggian 9 Meter

Seperti yang terekam pada kamera dasbor di belahan benua Asia namun belum bisa dipastikan tepatnya di negara mana kecelakaan ini terjadi. Sebuah mobil yang terjun dari ketinggian 9 m overpass jatuh ke jalan tol seperti dilansir Carscoops, Selasa (29/11/2016).

Meski dengan resolusi gambar yang rendah dan sudut pengambilan seadanya tidak menjelaskan lebih jauh apa sebab mobil tersebut terjun, untungnya tidak ada mobil di bawah saat mobil itu terjun.

Beruntung si pengendara dikabarkan selamat dari kejadian mematikan tersebut.

Pecinta Calya Tanam 100 Bibit Pohon di Hutan Kota

Pecinta Toyota Calya yang tergabung dalam Komunitas Toyota Calya Indonesia (KTCI), menanam 100 bibit pohon di Hutan Kota Srengseng Jakarta Barat.

Pecinta Calya Tanam 100 Bibit Pohon di Hutan Kota

Langkah ini dilakukan dalam menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh pada tanggal 28 November. Sebanyak 100 bibit pohon yang ditanam kali ini terdiri dari bibit pohon seperti eucalyptus, sawo, kecik, damar, sukun, jamblang.

Kegiatan dilakukan pada Minggu 27 November 2016, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan dihadiri lebih dari 20 anggota KTCI se-JABODETABEK dan Karawang.

Dalam rilis yang diterima detikOto, acara dibuka oleh Ibu Kristina Siringoringo, selaku penanggung jawab Hutan Kota Srengseng. Dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit pohon oleh Ketua Umum KTCI Rivai Kiantoro dan penyerahan atribut KTCI sebagai cinderamata kepada Ibu Kristina Siringoringo.

Penanaman pertama dilakukan oleh Ketua Umum Rivai Kiantoro dan Sekjen R Danang Darmawan N, dilanjutkan keliling lokasi dipandu dengan Ibu Kristina Siringringo untuk menjelaskan jenis-jenis pohon yang ada serta manfaatnya. Anggota KTCI yang rata-rata mengajak keluarganya begitu antusias karena lokasi ini juga bisa untuk berwisata alam.

KTCI menganggap perlu diadakan kegiatan ini, mengingat kendaraan yang dikendarai komunitas ini adalah Toyota Calya sebagai model LCGC (Low Cost Green Car) yaitu kendaraan yang ramah lingkungan.

Sedangkan pemilihan lokasi di Hutan Kota Srengseng Jakbar, menurut riwayatnya awal lokasi ini adalah tempat pembuangan sampah kemudian fungsinya berubah menjadi Hutan kota. Sehingga ini merupakan suatu terobosan dan inovasi yang tepat sasaran, mengingat ibu kota DKI Jakarta sekarang sudah di kepung oleh beton-beton, sehingga berdampak pada lingkungan terutama bencana banjir.

KTCI berharap ke depannya banyak terciptanya lokasi Hutan Kota seperti Srengseng, khususnya di DKI Jakarta dan kota-kota di Indonesia umumnya. Agar ekosistem perkotaan bisa seimbang, untuk kita yang hidup di kota.